Pagi yang cerah menyelimuti lapangan utama madrasah pada Senin, 19 Januari 2026. Seluruh siswa, guru, dan staf kependidikan berkumpul dengan rapi untuk melaksanakan rutinitas upacara bendera mingguan. Barisan yang tertib dan balutan seragam yang bersih menambah suasana disiplin yang menjadi ciri khas madrasah.

Upacara berjalan dengan lancar, mulai dari pengibaran sang merah putih yang diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya, hingga pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945.

Amanat Pembina Upacara: Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj

Pada kesempatan kali ini, Kepala Madrasah, Bapak Zainal Muttaqin, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau mengangkat tema besar tentang Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada bulan Rajab ini.

Beberapa poin penting yang disampaikan oleh Bapak Zainal Muttaqin antara lain:

Pentingnya Shalat Lima Waktu: Beliau mengingatkan bahwa inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah shalat. Shalat bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana komunikasi spiritual antara hamba dengan Sang Pencipta.

Disiplin Waktu: Sebagaimana shalat yang telah ditentukan waktunya, siswa diharapkan mampu mengimplementasikan disiplin waktu dalam menuntut ilmu dan beribadah.

Keteguhan Iman: Di tengah gempuran era digital, peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk tetap teguh memegang keyakinan (iman) meskipun hal tersebut terkadang sulit dinalar hanya dengan logika manusia biasa.

Peningkatan Akhlak: Beliau berpesan agar momentum ini dijadikan titik balik bagi seluruh civitas akademika untuk memperbaiki akhlak, baik kepada guru, orang tua, maupun sesama teman.

“Perjalanan Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Jika Rasulullah menjemput perintah shalat dengan perjuangan, maka tugas kita sebagai umatnya adalah menjaga shalat tersebut sebagai fondasi utama karakter kita di madrasah ini,” tegas Bapak Zainal Muttaqin dalam penutup amanatnya.

Penutup

  1. Upacara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh petugas, memohon keberkahan untuk seluruh keluarga besar madrasah agar senantiasa diberikan kemudahan dalam proses belajar mengajar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengumuman-pengumuman madrasah sebelum siswa kembali ke kelas masing-masing dengan semangat baru.