
Lasem – MI An Nashriyah terus berupaya menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran seiring dengan perkembangan teknologi digital. Salah satu bentuk inovasi tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam pembelajaran mata pelajaran Aqidah Akhlak yang dilaksanakan oleh Bapak Abd. Rohim.
Pemanfaatan teknologi AI menjadi alternatif media pembelajaran untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, inovatif, dan kontekstual. Melalui teknologi ini, materi Aqidah Akhlak dapat disajikan dengan pendekatan yang lebih variatif sehingga membantu peserta didik memahami konsep keislaman secara lebih menarik dan mudah dipahami.
Inovasi ini tidak sekadar memperkenalkan peserta didik pada perkembangan teknologi, tetapi juga menjadi upaya mengintegrasikan teknologi digital dengan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman. Dalam pembelajaran Aqidah Akhlak, pemahaman materi perlu diimbangi dengan pembiasaan sikap dan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Bapak Abd. Rohim memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, sementara guru tetap memegang peran utama dalam mengarahkan proses belajar, memberikan pemahaman, serta memastikan penggunaan teknologi berjalan secara tepat dan bertanggung jawab.
Penerapan pembelajaran berbasis AI ini menjadi salah satu langkah MI An Nashriyah dalam merespons transformasi digital di bidang pendidikan. Madrasah tidak hanya dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga harus mampu mengarahkannya agar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui inovasi ini, MI An Nashriyah berharap dapat menumbuhkan pengalaman belajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik.
Teknologi menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, sementara akhlak mulia tetap menjadi tujuan utama pembelajaran.
MI An Nashriyah – Berinovasi, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia.





