Lasem — MI An Nashriyah Lasem terus berupaya membangun karakter peserta didik melalui berbagai pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya diwujudkan melalui penerapan budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.

Pembiasaan 5S menjadi bagian penting dalam membentuk sikap dan perilaku peserta didik agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga menunjukkan karakter positif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Melalui budaya Senyum, peserta didik dibiasakan menunjukkan keramahan dan ekspresi positif ketika bertemu dengan orang lain. Senyum sederhana diharapkan dapat menciptakan suasana yang hangat, nyaman, dan menyenangkan di lingkungan madrasah.

Selanjutnya, Salam menjadi bentuk pembiasaan untuk menanamkan sikap hormat serta mempererat hubungan antarsesama. Peserta didik dibiasakan memberikan salam sebagai bagian dari etika pergaulan yang baik.

Budaya Sapa juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang positif. Peserta didik didorong untuk menyapa guru, teman, dan warga madrasah dengan sikap ramah. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menciptakan lingkungan madrasah yang lebih akrab dan penuh kepedulian.

Sementara itu, Sopan dan Santun menjadi nilai yang tidak kalah penting. Peserta didik dibiasakan untuk menggunakan tutur kata yang baik, menghargai orang lain, serta menunjukkan sikap yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku.

Pembiasaan 5S tidak hanya berkaitan dengan cara berkomunikasi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat melekat dalam diri peserta didik dan diterapkan, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan karakter melalui pembiasaan juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif. Dengan membiasakan perilaku baik secara konsisten, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang ramah, percaya diri, menghargai sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

Budaya 5S juga mencerminkan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Pembentukan akhlak, sikap, dan karakter peserta didik menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

Melalui pembiasaan Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, MI An Nashriyah Lasem berupaya menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi karakter yang terus tumbuh dan terbawa dalam kehidupan peserta didik di masa mendatang.

Dengan budaya positif yang dilakukan secara berkelanjutan, madrasah berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung perkembangan pengetahuan, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, berakhlak, dan mampu membangun hubungan yang baik dengan sesama.